Apakah Anda Tahu Bagaimana Cara Merekonsilasi General Ledger

General Ledger adalah tempat semua transaksi dan pengeluaran dalam bisnis dicatat. Praktik akuntansi yang baik mengharuskan general ledger tersebut “rekonsilasi” atau diperiksa untuk ketepatannya secara teratur. Selain itu, karena general ledger adalah sumber informasi untuk empat laporan keuangan (neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan ekuitas pemegang saham), rekonsiliasi dapat merujuk pada pengecekan di general ledger.

rekonsilasi general ledger

Rekonsiliasi general ledger dapat berguna dalam persiapan audit tahunan atau juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa pemilik bisnis memperoleh gambaran yang akurat mengenai laporan keuangan bisnisnya.

  1. Cari dan susun dokumen yang relevan.
    Selain general ledger itu sendiri, Anda memerlukan semua dokumen terkait dengan setiap transaksi di general ledger termasuk faktur, kuitansi, laporan rekening, dan catatan lain yang terkait dengan segala transaksi atau pengeluaran. Pada dasarnya, apapun yang digunakan sebagai sumber data general ledger untuk satu periode akuntansi harus ditempatkan dan disatukan agar mudah diakses.
  1. Periksa saldo awal akun.
    Mulailah dengan memilih salah satu akun dalam general ledger untuk di rekonsilasi terlebih dahulu. Ini bisa menjadi salah satu dari banyak akun bisnis, mulai dari piutang ke persediaan hingga biaya bunga. Tidak masalah di akun mana Anda akan memulainya, karena pada akhirnya, Anda harus melakukannya pada setiap akun yang ada.Bila Anda telah memilih sebuah akun, pastikan saldo awal untuk periode yang tercatat dalam buku besar sesuai dengan saldo akhir untuk akun yang sama dari periode terakhir. Hal ini memastikan bahwa setiap kesalahan yang terdeteksi terletak pada periode yang sama dan tidak pada periode sebelumnya.Misalnya, jika Anda memilih rekening kas, Anda harus memastikan bahwa saldo kas akhir dari periode ini sama dengan saldo kas awal periode. Perbedaan apapun akan berdampak pada laporan saldo kas yang tidak akurat sehingga jumlah uang tunai yang sebenarnya tidak diketahui.
  1. Cocokkan setiap entri general ledger dengan transaksi yang mendasarinya.
    Lihatlah setiap transaksi yang mempengaruhi akun. Jika prosedur akuntansi yang tepat diikuti, setiap entri general ledger harus mengacu pada nomor faktur atau tanda terima yang dapat membuat dokumen mudah ditemukan. Bila Anda telah menemukan dokumen tersebut, pastikan bahwa transaksi dicatat hanya satu kali di setiap akun, untuk jumlah yang benar, dan di akun yang benar. Sesuaikan jumlah yang salah dan hitung ulang total saldo akun.Misalnya, di rekening kas, Anda harus memeriksa transaksi dari mana uang tunai diterima atau di mana perusahaan melakukan pembayaran.
  1. Pastikan penyesuaian dan pembalikan (reversal) dilakukan dengan benar.
    Penyesuaian yang biasanya digunakan untuk mematuhi standar akuntansi akrual dan reversal dengan mengubah entri yang dibuat pada periode sebelumnya, dapat menyebabkan akun tidak seimbang jika tidak diterapkan dengan benar.

    • Dengan penyesuaian, penting untuk memeriksa apakah dicatat dengan benar, misalnya penyesuaian akuntansi untuk layanan yang ditagih namun tidak diperoleh sebenarnya diperlukan dalam situasi tersebut.
    • Untuk reversal, juga disebut pembalikan entri, hal penting yang harus dilihat adalah pembalikan yang direncanakan untuk periode tertentu sebenarnya dilakukan pada waktu yang tepat. Dengan kata lain, pastikan bahwa apa pun yang direncanakan untuk di reversed telah di reversed dengan baik.
  1. Selidiki transaksi yang tidak biasa.
    Bagi yang berpengalaman, beberapa transaksi yang tidak biasa akan terlihat. Transaksi inilah yang umumnya membuat penyesuaian saldo yang biasanya tidak dilakukan. Misalnya, penurunan ke akun pendapatan yang biasanya tidak dilakukan selama periode akuntansi biasa.
  1. Verifikasi saldo akhir akun
    Setelah ada penyesuaian untuk transaksi, penyesuaian, atau pembalikan yang salah dilaporkan, kembali periksa dan pastikan jumlah transaksi sesuai dengan saldo akhir akun. Jika saldo yang dihitung tidak sesuai dengan saldo sebenarnya di akun, kemungkinan ada kesalahan dalam perhitungan.
  1. Ulangi untuk akun lainnya.
    Gunakan proses yang sama lagi pada setiap akun di general ledger. Bila sudah selesai, Anda akan memiliki general ledger yang lengkap.