Keuntungan Mengintegrasi Inventori Ke Dalam Sistem Back-Office

Manajemen persediaan adalah tentang mengetahui apa yang Anda miliki di dalamgudang Anda dan di mana persediaan Anda berada. Namun jika tidak diintegrasikan dengan sistem back-office Anda, hanya dengan mengandalkan sistem manajemen inventori saja tidak dapat secara efektif mengoptimalkan manajemen inventori Anda, atau memastikan nilai aset inventori pada laporan keuangan Anda sesuai dengan apa yang ada dalam stok fisik – setidaknya tidak tanpa intervensi dan rekonsiliasi secara manual.

inventory management

Untuk mengoptimalkan manajemen persediaan, perusahaan terkemuka biasanya mengintegrasikan software inventori mereka secara langsung dengan sistem back-office dan juga akuntansi. Integrasi ini memberikan keunggulan kompetitif dengan kemampuan untuk merencanakan secara efektif dan meminimalkan biaya serta kesalahan yang mungkin terjadi terkait dengan rekonsiliasi yang dilakukan secara manual.

Untuk menentukan sistem manajemen persediaan yang tepat untuk bisnis dan strategi untuk mengintegrasikannya ke dalam back-office akan memerlukan penilaian kebutuhan bisnis Anda dan rencana Anda untuk pertumbuhan di masa depan.

Untuk mencapai manfaat maksimal, sistem Anda haruslah real-time, fleksibel dan juga transparan.

Mengapa Mengintegrasikan Sistem Inventori dengan back-office Anda?

Tiga manfaat utama untuk mengintegrasikan sistem manajemen inventori Anda dengan sistem akuntansi dan back-office Anda adalah:

  • Mengoptimalkan persediaan untuk memenuhi ketersediaan produk dan sasaran ROI
  • Menyediakan visibilitas inventori untuk memasok supply chain
  • Menyatakan persediaan secara akurat dalam laporan keuangan

Meskipun ada manfaat lain dari integrasi persediaan dan sistem back-office, ketiganya dapat memberikan dampak signifikan bagi bottom line perusahaan Anda.

Pengoptimalan Inventori:  Pelanggan menginginkan produk “segar” sesuai permintaan, dan investor lebih memilih modal kerja yang tidak terikat dalam persediaan. Menyeimbangkan tujuan yang saling bertentangan ini adalah hal rumit.

Kegiatan seperti penyimpanan, penghitungan dan pengerjaan ulang persediaan mengikat modal kerja tambahan, dan berpotensi mengurangi ketersediaan produk yang diinginkan pelanggan Anda. Merencanakan tingkat dan jumlah inventori yang tepat memerlukan pesanan penjualan, sistem pesanan dan perencanaan pembelian untuk memiliki visibilitas inventori secara real-time.

Visibilitas supply chain: Banyak perusahaan menggunakan mitra supply chain untuk mengelola tingkat persediaan dan pengiriman pada pelanggan mereka. Untuk dapat melakukannya dengan efektif, sistem persediaan harus diintegrasikan tidak hanya dengan sistem back office perusahaan, namun juga dengan pemasok dan sistem logistik pihak ketiga (3PL – third-party logistic). Dengan melihat tingkat persediaan perusahaan yang berfluktuasi, pemasok dapat memastikan produk mereka tersedia di gudang Anda atau 3PL bila pelanggan Anda membutuhkannya.

Laporan keuangan yang akurat: Memastikan laporan tahunan dan pengembalian pajak yang akurat adalah hal yang sangat penting bagi investor dan pemerintah. Nilai persediaan dapat menjadi bagian penting dari nilai aset yang Anda nyatakan dan tercatat di buku Anda dan harus sesuai dengan nilai fisik di gudang Anda. Satu-satunya cara efektif untuk memastikan integritas finansial dalam pelaporan perusahaan Anda berjalan dengan baik adalah dengan mengintegrasikan transaksi dalam sistem manajemen inventori Anda dengan bagan akun back-office Anda.